Analisis Implementasi Kebijakan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di Kabupaten Sumbawa Barat

Analysis of Policy Implementation of Presidential Regulation No. 54 Year 2010 On Government Procurement in West Sumbawa

Sri Sulastiati
Universitas Terbuka, 2015

pdf klik disini (41571)


88x31
Anda hanya diperbolehkan membaca dan membaginya kepada orang lain untuk tujuan non komersil selama anda tidak mengubah apapun dan memberi pengakuan kepada penciptanya (SK Rektor UT No. 7255/UN31/KEP/2012). Berkas ini dapat dipakai dengan lisensi Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported.

 


ABSTRAK
Permasalahan dari penelitian ini adalah masih adanya pengaduan dari masyarakat yang diterima oleh Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat tentang pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Penyebab masih adanya pengaduan akan dianalisa dari beberapa faktor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dengan menggunakan metode tersebut dapat lebih optimal mengingat implementasi kebijakan dalam pelaksanaan pengadaan barang jasa dalam hal ini khusus jasa konstruksi di jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat merupakan indikator sukses tidaknya peran yang dimiliki. Instrumen penelitian ini adalah berupa wawancara dan studi kepustakaan. HasH penelitian menunjukkan bahwa dapat diketahui sebenarnya yang menjadi problematika kebijakan dalam pengadaan jasa konstruksi dapat dipilah dan diamati dalam dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal antara lain kurangnya sumber daya manusia yang mengerti dan berpengalaman dalam bidang pengadaan jasa konstruksi, kurangnya sosialisasi Perpres 54 tahun 2010 berserta perubahannya, kurangnya dukungan

Kata Kunci : presidential decree number 54 of 2010, procurement of goods and services government. , peraturan presiden nomor 54 tahun 2010, pengadaan barang dan jasa pemerintah

Koleksi Perpustakaan Universitas Terbuka



Kajian Struktur Komunitas dan Komposisi Vegetasi Mangrove serta Sistem Pengelolaannya di Kelurahan Samkai Kabupaten Merauke

GUNAWAN WIBISONO
Universitas Terbuka, 2015

pdf klik disini (41477)


88x31
Anda hanya diperbolehkan membaca dan membaginya kepada orang lain untuk tujuan non komersil selama anda tidak mengubah apapun dan memberi pengakuan kepada penciptanya (SK Rektor UT No. 7255/UN31/KEP/2012). Berkas ini dapat dipakai dengan lisensi Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported.

 


ABSTRAK
Hutan mangrove merupakan suatu tipe hutan yang memiliki fungsi ekologis dan ekonomis yang sangat penting bagi lingkungan di sekitamya. Kelurahan Samkai yang terletak pada wilayah pesisir Kabupaten Merauke Provinsi Papua merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di wilayah pesisir pantai. Daerah ini memiliki sumber daya alam berupa mangrove yang masih perlu dijaga kelestariannya. Permasalahan yang ada di daerah ini diantaranya adalah banyaknya kayu mangrove dijadikan arang/kayu bakar dan untuk tempat tinggal serta keperluan lainnya. Vegetasi mangrove dan tumbuhan lain yang menyusun ekosistem hutan mangrove yang ditemui di kelurahan Samkai meliputi berbagai jenis dintaranya adalah Rhizophoraceae, Sonneratiaceae, Avicenniaceae, Plumbaginaceae, Rubiaceae, Meliaceae, Myrtaceae, Arecaceae, Combretaceae, Asclepiadaceae, Euphorbiaceae, Myrsinaceae dan Acanthaceae. Hasil analisis vegetasi di lokasi penelitian menunjukkan bahwa Indeks Nilai Penting Jenis dari seluruh transek yang tertinggi adalah Avicennia Eucalyptifolia dan untuk rata-rata nilai Indeks Keanekaragaman nilainya di bawah 1 yang menunjukkan bahwa tingkat keanekaragaman jenis vegetasi mangrove tergolong rendah tidak berbeda jauh dengan Indeks Kemerataan yang rata-rata memiliki niiai di bawah 10% yang menunjukkan sebaran individu antara jenis mangrove tergolong rendah.

Kata Kunci :Assessment of Mangrove Forests, Merauke, Vegetation Analysis,Analisis Vegetasi, Kajian Hutan Mangrove, Pengelolaan Mangrove di Kabupaten Merauke.

Koleksi Perpustakaan Universitas Terbuka



 

Pengaruh Motivasi Belajar dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kesadaran Metakognisi dan Kaitannya dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri Di Kabupaten Sinjai

Influence Motivation and Emotional Intelligence Awareness On Metacognition and Its Relation to Student Learning Outcomes Math Class XI Science in Sinjai District State High School

Muh. Suardi
Universitas Terbuka, 2015

pdf klik disini (41368)


88x31
Anda hanya diperbolehkan membaca dan membaginya kepada orang lain untuk tujuan non komersil selama anda tidak mengubah apapun dan memberi pengakuan kepada penciptanya (SK Rektor UT No. 7255/UN31/KEP/2012). Berkas ini dapat dipakai dengan lisensi Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported.

 


ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar, kecerdasan emosional terhadap kesadaram metakognisi dan kaitannya dengan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA SMA Negeri di Kabupaten Sinjai. Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto yang bersifat kausalitas dan dilakukan untuk menjawab sembilan hipotesis utama, yaitu ada tidaknya : (1) pengaruh motivasi belajar dan kecerdasan emosional secara bersama-sama terhadap kesadaran metakognisi, (2) pengaruh motivasi belajar terhadap kesadaran metakognisi, (3) pengaruh kecerdasan emosional terhadap kesadaran metakognisi, (4) pengaruh motivasi belajar, kecerdasan emosional dan kesadaran metakognisi secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika, (5) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika (6) pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika,(7) pengaruh kesadaran metakognisi terhadap hasil belajar matematika, (8) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematikadan dan (9) pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri di Kabupaten Sinjai Tahun pelajaran 2012/2013. Teknik pengambilan sampel adalah Proportionate Stratified Random Sampling. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan path analysis. Analisis hipotesis dilakukan dengan path analisis model trimming dan modellisrel. Hasil analisis menunjukkan Motivasi belajar berpengaruh langsung secara signifIkan terhadap keadaran metakognisi (p = 0,0001), Kecerdasan emosional tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap keadaran metakognisi jika tanpa memperhitungkan motivasi belajar (p = 0,881), motivasi belajar berpengaruh langsung secara signifikan terhadap hasil belajar matematika (p = 0,0001), kecerdasan emosional berpengaruh langsung secara signifIkan terhadap hasil belajar matematika (p = 0,0001), kesadaran metakognisi berpengaruh langsung secara signifIkan terhadap hasil belajar matematika (p = 0,0001), terdapat pengaruh tidak langsung secara signifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika (p = 0,0001) dan terdapat pengaruh tidak langsung secara signiftkan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika jika memperhitungkan motivasi belajar (p = 0,038). Sebagai kesimpulan, penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh secara simultan dan signifikan antara motivasi belajar, kecerdasan emosional dan kesadaran metakognisi terhadap hasil belajar matematika, motivasi belajar berkontribusi secara signiftkan terhadap kesadaran metakognisi serta motivasi belajar dan kecerdasan emosional masing berkontribusi secara signiftkan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI IPA SMA Negeri di Kabupaten Sinjai.

Kata Kunci :learning motivation, emotional intelligence, metacognitive awareness, math learning outcomes, Motivasi belajar, kecerdasan emosional, kesadaran metakognisi, hasil belajar matematika

Koleksi Perpustakaan Universitas Terbuka



 

Pengaruh Motivasi Terbadap Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil Pada Kantor Pelayanan Perizinan Kabupaten Buton

Effect Of Achievement Motivation To Work In The Office Of Civilian Employees State Licensing Service District Buton

Muhamad Rais. M
Universitas Terbuka, 2015

pdf klik disini (41530)


88x31
Anda hanya diperbolehkan membaca dan membaginya kepada orang lain untuk tujuan non komersil selama anda tidak mengubah apapun dan memberi pengakuan kepada penciptanya (SK Rektor UT No. 7255/UN31/KEP/2012). Berkas ini dapat dipakai dengan lisensi Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported.

 


ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya motivasi dan prestasi kerja yang belum optimal pada Kantor Pelayanan Perizinan Kabupaten Buton. Hal ini diantaranya dapat dilihat dari tingkat kehadiran pegawai yang kurang optimal dan kualitas pegawai yang masih rendah serra tingkat kesejahteraan pegawai yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah motivasi berpengaruh terhadap prestasi kerja Pegawai Negeri Spil pada Kantor Pelayanan Perizinan Kabupaten Buton serta seberapa besar pengaruh motivasi terhadap prestasi kerja Pegawai Negeri Sipil pada Kantor Pelayanan Perizinan Kabupaten Buton. Penelitian ini dilakukan di Kantor Pelayanan Perizinan Kabupaten Buton, dengan populasi penelitian sebanyak 25 responden yaitu metode sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner) dan wawancara mendalam. Ano.lisis Data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment (PPM) untuk mengetahui kuat lemahnya korelasi variabel motivasi dan variabel prestasi kerja, yang dilanjutkan dengan Regresi Linear sederhana untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel motivasi terhadap variabel prestasi kerju. HasH analisis menunjukkan bahwa nilai korelasi r sebesar 0,779 dimana hubungan antar variabel motivasi dan prestasi kerja berada dalam kategori kuat. Variasi yang terjadi terhadap prestasi kerja sebesar 60,6 % disebabkan olell motivasi dan sisanya sebesar 39,4 % dipengaruhi olehfaktor-faktor lain. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi dan prestasi kerja pada Kantor Pelayanan Perizinan Kabupaten Buton. Variasi yang terjadi terhadap prestasi kerja adalah sebesar 60,6 % disebabkan oleh motivasi dan sisanya sebesar 39,-1 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.

Kata Kunci :Motivation, Performance of Civil Servants Working, Motivasi, Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil

Koleksi Perpustakaan Universitas Terbuka



 

Pengaruh Keadilan Keorganisasian Terhadap Kesiapan Pegawai Menghadapi Perubahan Organisasi Pada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam

The Inpact ojOrganizational Justice to Employee Readiness in Facing Organizational Change at the Batam Indonesia Free Zone Authority /BIFZA

Asep Uli Holilulloh
Universitas Terbuka, 2015

pdf klik disini 41296


88x31
Anda hanya diperbolehkan membaca dan membaginya kepada orang lain untuk tujuan non komersil selama anda tidak mengubah apapun dan memberi pengakuan kepada penciptanya (SK Rektor UT No. 7255/UN31/KEP/2012). Berkas ini dapat dipakai dengan lisensi Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported.

 


ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah faktor keadilan Keorganisasian tennasuk Keadilan distributif , keadiJan prosedural , keadilan interpersonal, dan keadilan infonnasional pengaruh terhadap kesiapan pegawai dalam menghadapi perubahan organisasi. Penelitian ini bersifat cross-sectional dengan menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data. Penelitian ini dirancang untuk menjawab empat ( 4 ) hipotesis : ( 1 ) keadilan distributif mempengaruhi pembentukan kesiapan pegawai dalam menghadapi perubahan organisasi, (2 ) keadilan prosedural berdampak pada kesiapan pegawai dalam menghadapi perubahan organisasi, (3 ) keadilan interpersonal berpengaruh positif terhadap pembentukan kesiapan pegawai dalam menghadapi perubahan organisasi, (4 ) keadilan informasional secara positif mempengaruhi pembentukan kesiapan pegawai dalam menghadapi perubahan organisasi . Obyek penelitian ini adalah pegawai Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam ( BP Batam) terutama mereka yang pemah bekerja di BP Batam sebelum perubahan organisasi dari Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam ( BIDA ) dan masih bekelja di BP Batam sampai sekarang. Sampel penelitian dimabil secara proporsional dari seluruh unit kelja. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan regresi berganda dengan meggunakan Software SPss versi 20. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor keadilan organisasional berpengaruh positif pada kesiapan pegawai dalam menghadapi perubahan organisasi . Dengan tingkat signifikansi 0,05,dfl =5-1=4,danDF2 =(n-k-1) =280-4 -1=275makadiperolehFtabelpada 2,404 < 3,648 ( F hitung ) . Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima . Secara kolektif ada pengaruh positif antara 4 variabel independen ( Xl , X2 , X3 , dan X4 ) terhadap kesiapan pegawai ( Y ) . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa empat variabel keadilan organisasional secara bersama-sama berkontribusi terhadap kesiapan karyawan dalam menghadapi perubahan organisasi meskipun tidak semua variabel secara parsial berkontribusi terhadap kesiapan pegawai dalam menghadapi perubahan organisasi. Sehubungan dengan hasil ini, suatu organisasi baru akan mampu memberikan rasa keadilan jika organisasi tersebut menyediakan empat faktor keadilan organisasi, yaitu keadilan prosedural , keadilan distributif, keadilan interpersonal, dan keadilan informasional. Manajemen organisasi harus melibatkan pegawai supaya berkontribusi dalam proses perubahan organisasi dan menjamin hak-hak mereka. Komunikasi yang efektif dipandang penting dalam memastikan kesiapan pegawai untuk menghadapi perubahan organisasi.

Kata Kunci : Organizational justice, organizational change, employee readiness, Keadilan Organisasi, Perubahan Organisasi, Kesiapan Pegawai

Koleksi Perpustakaan Universitas Terbuka



Google Script